Quotes Andrea Hirata

“Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu.”
― Sang Pemimpi
“Jika kita berupaya sekuat tenaga menemukan sesuatu, dan pada
titik akhir upaya itu hasilnya masih nihil, maka sebenarnya kita telah
menemukan yang kita cari dalam diri kita sendiri, yakni kenyataan,
kenyataan yang harus dihadapi sepahit apapun keadaanya.”
“Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia”
― Sang Pemimpi
― Sang Pemimpi
“Tuhan tahu tapi menunggu”
― Edensor
― Edensor
“Hiduplah Untuk Memberi yang Sebanyak-banyaknya, Bukan untuk Menerima yang Sebanyak-banyaknya. (Pak Harfan)”
― Laskar Pelangi
― Laskar Pelangi
“Beri aku sesuatu yang paling sulit, aku akan belajar!”
― Cinta di Dalam Gelas
― Cinta di Dalam Gelas
“Orang cerdas berdiri dalam gelap, sehingga mereka bisa melihat
sesuatu yang tak bisa dilihat orang lain. Mereka yang tidak dipahami
oleh lingkungannya, terperangkap dalam kegelapan itu. Orang yang tidak
cerdas hidup di dalam terang. Sebuah senter menyiramkan sinar tepat di
atas kepala mereka dan pemikiran mereka hanya sampai batas batas
lingkaran cahaya senter itu.”
“u r what u read
u r what u write”
u r what u write”
“Pesimistik tidak lebih daripada sikap takbur mendahului nasib.”
― Sang Pemimpi
― Sang Pemimpi
“Jika berfikir positif, ternyata mengenal seseorang secara
emosional memberikan akses pada sebuah bank data kepribadian tempat kita
belajar banyak hal baru.”
“...berbuat yang terbaik pada titik di mana aku berdiri, itulah sesungguhnya sikap yang realistis.”
“Langit adalah kitab yang terbentang" - Sang Pemimpi”
“Di sekitar kita ada kawan yang selalu hadir sebagai pahlawan.”
“Bermimpilah dalam hidup, jangan hidup dalam mimpi.”
― Sang Pemimpi
― Sang Pemimpi
“Itulah penyakit kalian, orang Melayu. Terlalu manja, banyak teori
kiri kanan, ada sedikit harta, ada sedikit ilmu, sudah sibuk
bersombong-sombong....”
“Orang-orang itu telah melupakan bahwa belajar tidaklah melulu
untuk mengejar dan membuktikan sesuatu, namun belajar itu sendiri,
adalah perayaan dan penghargaan pada diri sendiri. (hlm. 197)”
― Padang Bulan
― Padang Bulan
“Tertawalah, seisi dunia akan tertawa bersamamu; jangan bersedih karena kau hanya akan bersedih sendirian.”
― Edensor
― Edensor
“...ilmu demikian luas untuk disombongkan...”
“Ajaibnya waktu, masa lalu yang menyakitkan lambat laun boleh
berubah menjelma menjadi nostalgia romantik yang tidak ingin dilupakan.”
― Sang Pemimpi
― Sang Pemimpi
“jika anda memiliki kesempatan mendapatkan cinta pertama di sebuah
toko kelontong, meskipun toko itu bobrok dan bau tengik, maka rebutlah
cepat-cepat kesempatan itu, karena cinta semacam itu bisa menjadi
demikian indah tak terperikan! ”
“tanpa mimpi, orang seperti kita akan mati... - Arai”
“Begitu banyak hidup orang berubah lantaran sebuah pertemuan.
Disebabkan hal itu, umat Islam disarankan melihat banyak tempat dan
bertemu dengan banyak orang supaya nasibnya berubah”
―Padang Bulan
―Padang Bulan
“Sudah kukatakan padamu, Kawan, di negeri ini, mengharapkan bahagia datang dari pemerintah, agak sedikit riskan”
“Kawan, kadang kala, cinta dan gila samar bezanya”
― Maryamah Karpov: Mimpi-mimpi Lintang
― Maryamah Karpov: Mimpi-mimpi Lintang
“Tak ada yang dapat dicapai di dunia ini tanpa usaha yang rasional.”
“aku belajar menaruh hormat kepada orang yang menegakkan
martabatnya dengan cara membuktikan dirinya sendiri, bukan dengan
membangun fikiran negatif tentang orang lain.”
― Cinta di Dalam Gelas
― Cinta di Dalam Gelas
“Maka di negeri ini, para pemimpi adalah pemberani. Mereka
Kesatria di tanah nan tak peduli. Medali harus dikalungkan di leher
mereka.”
― Maryamah Karpov: Mimpi-mimpi Lintang
― Maryamah Karpov: Mimpi-mimpi Lintang
“Namun, ternyata, jika seseorang hanya memikirkan seseorang,
bertahun-tahun, dan dari waktu ke waktu mengenai isi hatinya sendiri
dengan cinta hanya untuk orang itu saja, maka saat orang itu pergi,
kehilangan menjelma menjadi sakit yang tak tertangguhkan, menggeletar
sepanjang waktu. (hlm. 238)”
― Padang Bulan
― Padang Bulan
“Pekerjaan itu tidak memberiku kelimpahan tapi memberiku keamanan finansial sekaligus kehidupan yang itu-itu saja ”
― Edensor
― Edensor
“..kerja Tuhan tidak boleh diramal...nasib, usaha dan takdir
bagaikan tiga bukit biru samar-samar yang memeluk manusia dalam lena".”

0 komentar: